FINAL TEST: ANALISIS OYO 3

 




3a. Scanning Environment

    a. Eksternal

   Saya meggunakan tools PEST analis untuk menganalisis evironment eksternal pada Perusahaan OYO saat pandemi terjadi. Berikut analisisnya:

- Politik

Dilansir oleh katadata.co.id, Pemerintah akan menerbitkan protokol kesehatan dalam berwisata di tengah pandemi Covid-19. Protokol tersebut rencananya akan diluncurkan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio di Pulau Bintan, Kepulauan Riau, Mengenai hal tersebut, banyak hal yang harus diperhatikan oleh bisnis owner terkait properti yang dimilikinya, rentetan aturan tersebut sangat berpengaruh bagi mereka dalam menjalankan operasional hotelnya. Dari segi pengunjung pun, banyaknya aturan berpegian dari pemerintah sangat mempengaruhi seluruh masyarakat. Akhirnya masyarakat menjadi engga berpergian yang mengakibatkan bisnis OYO menurun.


- Ekonomi

Pengaruh covid-19 di Indonesia sangatlah terasa. Selain di bidang kesehatan, bidang ekonomi pun mendapatkan imbasnya. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi pada kuartal III-2020. Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu mengatakan, pada kuartal III, perekonomian Indonesia akan mengalami kontraksi hingga minus 2,9 persen. Menurut dia, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III akan berada di kisaran minus 2,9 persen hingga minus 1,1 persen.

Oleh karena kondisi tersebut, daya beli masyarakat sangat menurun sehingga  masyarakat harus mementingkan sektor kebutuhan primer dibanding kebutuhan sekunder apalagi tersier. Dengan demikian, sektor pariwisat menjadi lemah dan mengakibatkan banyak hotel yang tutup. Kondisi tersebut juga mempengaruhi penurunan yang terjadi di OYO. 

Namun, setelah diberlakukannya "NEW NORMAL" maka kondisi tersebut berangsur pulih kembali.


https://www.kompas.com/tren/read/2020/09/23/123000565/siap-siap-resesi-ekonomi-ini-dampak-dan-cara-mengatasinya-?page=all.

- Sosial

Virus corona yang sedang mewabah saat ini menimbulkan cukup banyak ketakutan pada masyarakat Indonesia untuk bepergian. Hal inilah yang membuat kebiasaan dan pola hidup masyarakat berubah. Akibatnya sektor pariwisata menjadi lumpuh. 

https://travel.kompas.com/read/2020/02/15/134000227/ada-wabah-virus-corona-ini-cara-aman-travelin

- Teknologi

Semenjak adanya covid-19 hampir semua kegiatan masyarakat dilakukan menggunakan teknologi, mulai dari absen kantor yang dilakukan secara digital, rapat melalui virtual bahkan ibadah pun juga harus melalui jaringan digital. Hal ini jugalah yang nantinya akan mendorong masyarakat untuk membuat teknologi-teknologi yang baru. Berdasarkan hal tersebut, maka perkembangan teknologi  yang pesat menyebabkan orang mau tidak mau harus melek teknologi, itu menjadi keuntungan bagi OYO karena bisnisnya sangat menjungjung tinggi fungsi teknologi.

https://money.kompas.com/read/2020/06/18/210000826/dampak-pandemi-covid-19-ke-penggunaan-teknologi.

    b. Internal

    Pandemi covid-19 masih berdampak kepada OYO, dimana OYO mengalami penurunan profit sebesar 90 persen. Tidak hanya itu, pelanggan OYO mulai berkurang seiring citra buruk OYO yang terus menyebar. Disebutkan bahwa pelayanan OYO saat ini memburuk, dengan regulasi yang dianggap longgar dan juga merugikan pelanggan. Pelanggan merasa dibohongi dengan harga murah yang OYO tetapkan, yang tidak sesuai dengan kesepakatan bersama mitra. Oleh karena itu, saat pelanggan telah melakukan booking dengan harga tertentu pelanggan akan merasa dibohongi karena harus melakukan tambahan pembayaran yang tidak sesuai dengan aplikasi maupun web OYO. Salah satu kasus yang terjadi adalah pelanggan melihat harga hotel Rp 200.000,00 dan memutuskan untuk menginap di hotel mitra tersebut. Kemudian, saat tiba di hotel pelanggan diwajibkan membayar biaya sebesar Rp500.000,00 karena mitra mengungkapkan bahwa harga kesepakatan dengan OYO adalah sebesar Rp 500.000,00. Dapat dilihat bahwa OYO melanggar kesepakatan dengan mitra, dan juga kepuasan pelanggan akan menurun.

https://yonulis.com/2020/09/26/covid-19-oyo-gulung-tikar/

3b. Strategy Formulation 

Setelah mengalisis dan men-scanning enviroment kondisi yang telah disebutkan diatas. Menurut saya, strategi yang cocok digunakan oleh OYO dalam menangani hal tersebut adalah melakukan re- branding. strategi bisnis tersebut dilakukan untuk memperbarui citra brand sesuai dengan tujuan pengembangan bisnis yang diinginkan. Menurunnya kredibilitas dan kepercayaan customer harus disikapi dengan cepat dan cermat. Banyak cara yang bisa digunakan, tapi esensinya adalah untuk meningkatakan kualitas dari segi kelancaran operasional, pelayanan, pemasaran dan juga fasilitas yang ditawarkan. Dengan harapan OYO bisa dikenal dan dipercayai oleh masyarakat dengan lebih baik lagi.


3c. Cara OYO Beradaptasi.

Menghadapi new normal, OYO Hotels& Homes menghadirkan program baru. Program ini bertujuan meyakinkan konsumen untuk tetap merasa tenang dan aman saat menginap. Dalam konferensi pers via Zoom, beberapa hari lalu OYO Hotels & Homes meluncurkan program Sanitized Stay. Program ini bagian dari komitmen OYO untuk terus memberikan rasa aman dan tenang bagi konsumen serta membantu bisnis mitra hotel untuk dapat terus berjalan di tengah pandemi. Program ini memastikan penerapan protokol kesehatan dan keselamatan dalam operasional hotel secara komprehensif mulai dari proses check-in hingga check-out.

Adapun protokol yang diterapkan secara komprehensif pada program Sanitized Stay, pertama flow operasional, kedua proses check-in dan check-out, ketiga penanganan barang bawaan, keempat panduan kebersihan, kelima penanganan COVID-19 di properti, keenam SOP untuk tamu diduga COVID-19 dan terakhir regulasi untuk tamu dan staf.

1. Lingkungan higienis


OYO akan melakukan desinfeksi secara rutin di semua kamar dan area umum hotel yang sering disentuh seperti gagang pintu dan kunci pintu, serta menempatkan hand sanitizer di area publik di hotel seperti di bagian resepsionis.

2. Keamanan tamu



OYO akan memastikan ketersediaan pembersih tangan dan masker untuk tamu hotel.

3. Keamanan staf


Memastikan adanya pembersih tangan, masker dan seragam, Personal Protective Equipment atau alat pelindung diri (opsional) untuk karyawan hotel di lapangan atau di kawasan properti.

4. Kontak fisik minimal


Memberikan pengalaman menginap mulai dari check-in hingga check-out dengan kontak fisik yang minimal.

5. Staf yang terlatih


OYO akan melakukan pelatihan bagi karyawan dan tim lapangan terkait dengan prosedur kesehatan dan keselamatan selama pandemi.

6. Penerapan social distancing


Memastikan penerapan jaga jarak fisik secara maksimal di lingkungan hotel, salah satunya saat check in dan check out.

7. Saluran bantuan darurat & rute rumah sakit terdekat

Berkoordinasi dengan rumah sakit terdekat jika ada tamu yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

https://travel.detik.com/travel-news/d-5050906/7-cara-oyo-bergerak-menuju-new-normal





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resume Kegiatan Belajar Mengajar Manajemen Pemasaran WEEK II

Marketing Midterm Test 1

Marketing final exam post 2