FINAL TEST: ANALISIS OYO 1

 



Fenomena VHO  berkembang pesat selama 5 tahun terakhir. Sejak 2012 hingga kini, berbagai macam startup jaringan hotel bujet ada di Indonesia. Ada yang memang dikembangkan oleh anak bangsa, ada pula yang berasal dari negara lain.

Mulai masuknya AirBnB perusahaan asal Amerika Serikat, lalu Airy yang merupakan perusahaan lokal Indonesia, RedDoorz asal Singapura, dan  OYO dari India. 

Menjadi yang paling muda berada di Indonesia, OYO Hotels & Homes memulai bisnisnya di Indonesia pada Oktober 2018. Properti-properti di bawah jaringan OYO akan mengadopsi model manchise  (management and franchise),di mana kendali dan manajemen akan dipegang penuh oleh OYO.

Menurut bisnis.com, pProperti-properti di bawah OYO akan mengadopsi model “manchise” (management and franchise), di mana kendali dan manajemen akan dipegang penuh oleh OYO. Ritesh Agarwal, sang pendiri, menceritakan niatan awalnya yang ingin membantu hotel di lingkungannya menjadi lebih baik.

Tidak hanya merenovasi, OYO juga memberikan minimum guarantee bagi pemilik properti. Pengertian sederhananya, minimum guarantee adalah uang jaminan yang diberikan OYO kepada mitranya, sebagai uang sewa properti dalam jangka panjang. Sudah direnov, masih dikasih duit pula tiap bulan. Dari sisi pemilik hotel, perjanjian kerjasama OYO yang baku seperti ini dapat menguntungkan, tapi dapat juga merugikan.

Namun klausul ini juga memiliki beberapa kerugian. Pertama, mitra hotel kehilangan kesempatan untuk mendapatkan pendapatan yang lebih besar saat high season, karena propertinya telah disewa oleh pihak OYO dalam jangka panjang.

Pertumbuhan OYO di Indonesia dipengaruhi  oleh beberapa faktor, yaitu terkait denganstandarisasi layanan dan fasilitas yang dijanjikan, pengelolaan perhotelan menggunakan teknologi mutakhir, dan partisipasi aktif pemilik aset dan pengguna.

Standarisasi Layanan dan Fasilitas yang  Dijanjikan

 Layanan dan fasilitas di OYO sesuai standar tertentu, sehingga pelanggan bisa merasa tenang ketika menginap di hotel OYO manapun. Setiap properti OYOmemiliki standar tertentu yang harus

dipenuhi sebelum dapat sepenuhnyaberoperasi, baik dari sudut pandang layananatau fasilitas yang akan didapat, sepertijaringan WiFi berkecepatan tinggi, air panas,linen bersih, perlengkapan kamar mandi,kamar mandi yang higienis, penyejuk udaradan televisi layar datar.

Pengelolaan Perhotelan Dengan Menggunakan Teknologi Mutakhir

Pengelolaan Hotel OYO dilakukan denganmenggunakan aplikasi OYO mulai dariproses pemesanan hingga proses checkout. Aplikasi OYO memungkinkanpelanggan untuk memesan kamar hanyadengan tiga tap di smartphone. OYO jugabermitra dengan beberapa online travel agent(OTA) yang memudahkan pelangganmemesan hotel OYO.

Partisipasi Aktif Pemilik Aset dan Pelanggan

Partisipasi aktif dari ratusan pemilik aset, pelanggan setia OYO, dan lebih dari 900 OYOpreneurs (istilah untuk karyawan/mitra OYO) di seluruh Indonesia turut memberikan sumbangsih dalam  pertumbuhan Hotel OYO.

Harga Kamar yang Murah

OYO  membantu kebutuhan traveling para wisatawan yang memiliki budget minim.  Banyak wisatawan yang memilih hotel OYO karena harga kamarnya cenderung murah dibandingkan dengan VHO yang lain. Hotel OYO masuk dalam jajaran hotel budget dengan range per malamnya Rp 150.000 sampai dengan Rp 400.000. Tren wisatawan lokal saat ini memang cenderung memiliki keinginan tinggi untuk berwisata dengan anggaran yang minim, sehingga hotel yang dipilih tidak harus mewah. Hal ini diperkuat oleh pernyataan Sella sebagai pelanggan OYO yang menyebutkan bahwa wisatawan akan memilih hotel murah untuk menekan budget dalam berwisata, sehingga OYO menjadi pilihan yang tepat bagi wisatawan.

Banyaknya Promosi Kamar

Harga kamar hotel OYO yang murah, ditambah dengan banyaknya promosi kamar membuat OYO menjadi pilihan utama wisatawan untuk menginap. Banyak wisatawan mengaku memilih OYO karena mendapatkan potongan harga kamar yang cukup untuk menghemat kantong. Demikian pula pernyataan dari seorang informan bernama Jo yang kerap mendapatkan promo, sehingga harga kamar jauh lebih murah dari harga awal. Menurut Jo, sering ada diskon kamar di OYO, bahkan hingga 50%. Jo sendiri beberapa kali menginap dengan hanya membayar sekitar Rp 50.000 hingga Rp 100.000 saja

 

Kualitas dan Layanan Sesuai Standar

Murahnya harga kamar hotel OYO tidak mempengaruhi kualitas dan layanan yang diberikan kepada para pelanggan. Hal ini dibuktikan dari service yang diberikan oleh para pegawai yang bekerja di OYO Bayang Brother dan OYO Pondok Garini Syariah. Seluruh pegawai melayani tamu dengan sopan dan ramah, serta memberikan kebutuhan pelanggan. Tidak adadiskriminasi/pembedaan pelayanan pelanggan satu dengan pelanggan yang lain. Seluruh pegawai di kedua hotel OYO tersebut melakukan pekerjaannya dengan terampil dan professional.

Fasilitas yang Memadai

Hotel OYO memang tidak semewah hotel bintang 5, namun hotel OYO memiliki standar hotel yang nyaman dengan fasilitas yang memadai, seperti: kasur, kamar mandi, wifi, televisi, air conditioner (AC), dan lainnya. Fasilitas yang memadai dalam kamar dengan harga murah ini menjadi daya tarik OYO di mata para pelanggan.

Kemudahan Pemesanan Berbasis Aplikasi

Segmen wisatawan memang didominasi oleh para generasi milenial sehingga tidak mengherankan jika teknologi memiliki andil besar dalam keputusan pemilihan hotel OYO. Salah satu faktor yang membuat wisatawanemutuskan memilih OYO adalah karena kemudahan pemesanan berbasis aplikasi. Aplikasi OYO cenderung sederhana, sehingga mudah untuk diakses. Aplikasi reservasi OYO bisa diunduh di Play Store ang mengcover lokasi OYO di seluruh dunia.

Pembayaran Dapat Dilakukan di Hotel

Satu hal penting yang menjadi kelebihan OYO dibandingkan dengan hotel budget lainnya, yaitu pembayaran OYO dapat dilakukan di hotel. Hal ini memungkinkan pelanggan untuk melakukan reservasi melalui aplikasi dan membayarnya ketika sudah di hotel.


SOURCE: 

https://ekonomi.bisnis.com/read/20190708/12/1121417/mulai-oyo-airy-hingga-reddoorz-simak-tren-virtual-hotel-operator-di-indonesia

http://amptajurnal.ac.id/index.php/MWS/article/download/334/pdf

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resume Kegiatan Belajar Mengajar Manajemen Pemasaran WEEK II

Marketing Midterm Test 1

Marketing final exam post 2